Sumaryanto

Personal Blog

Solusi melunasi hutang bank bagi karyawan apabila terjadi PHK

cara melunasi hutang bank dengan cepat
Gambar dari pixabay.com
Bagi sebagian pegawai perusahaan dengan status karyawan tetap, bank sering kali menjadi tempat berlabuh paling nyaman, (yang sering kali tidak diimbangi dengan membuat rencana bagaimana cara melunasi hutang bank apabila kondisi terburuk yang tidak diinginkan terjadi seperti PHK misalnya sementara angsuran bank harus tetap jalan) umumnya untuk keperluan kepemilikan rumah (KPR) atau bisa juga untuk keperluan lain yang mendesak sementara dana cadangan yang sudah disiapkannya selama bertahun tahun tidak cukup mampu mengkovernya. Sementara, keinginan untuk mengajukan pinjaman ke koperasi perusahaan yg prosedurnya lebih mudah seringkali belum bisa dilakukan, karena masih ada sisa hutang periode sebelumnya yang harus diselesaikan terlebih dahulu & kalaupun bisa, nominal pinjaman yang bisa diberikan tidak besar, tidak bisa sebesar yang bisa diberikan oleh pihak bank.

Setelah perjuangan yang cukup panjang mempersiapkan segala dokumen pengajuan, akhirnya prosesi yang ditunggu-tunggu yaitu akad kredit KPR atau KTA dengan sebuah bank datang juga. Biasanya pengajuan pinjaman karyawan tetap memang akan lebih mudah di acc oleh bank kecuali bila karyawan bersangkutan tidak lolos BI checking karena kelalaian pembayaran kredit pada masa lalu. Sampai disini satu permasalahan yaitu kebutuhan akan dana segar berhasil diatasi, tetapi disisi lain ada masalah baru yaitu beban cicilan bulanan yang harus siapkan dan otomatis akan mengurangi pendapatan bulanan yang rutin diterima. Selama perusahaan & kinerja karyawan bersangkutan dalam kondisi baik-baik saja, angsuran bulanan tentu bukan masalah, tinggal potong langsung dari gaji. Bagaimana kalau kondisi terburuk yang tidak diinginkan terjadi seperti PHK lantaran perusahaan merasa perlu melakukan efisiansi ditengah ketatnya  persaingan usaha?

Tentu diperlukan strategi bagaimana tetap bisa membayar angsuran bulanan  sampai hutang banknya lunas ditengah kondisi tidak adanya pemasukan sama sekali selepas proses PHK. Memang tidak mudah, terlebih apabila sejak awal tidak membuat perencanaan yang baik & selama ini penerimaan keuangan keluarga hanya mengandalkan gaji bulanan tanpa ada pemasukan lain diluar itu. Berikut beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi hutang bank yang bisa dilakukan :
  1. Gunakan uang pesangon sebijak mungkin, bila memungkinkan lakukan pelunasan KPR atau KTA dengan pesangon yang diterima kemudian baru gunakan sisanya untuk keperluan yang lain misalnya modal usaha dll.
  2. Upayakan sesegera mungkin mendapatkan penghasilan pengganti selepas di PHK baik dengan melamar kerja diperusahaan yang baru atau berwirausaha, online shopping atau ojek online ataupun yang lainnya yang paling mungkin untuk kita lakukan dengan sumber daya yang ada, buang rasa malu & gengsi yang penting dapur tetap ngebul dengan cara yang halal.
  3. Membiasakan pola hidup sederhana, gaya hidup minimalis untuk memastikan bahwa pengeluaran harus lebih sedikit dibanding pendapatan & memastikan dapat menyisihkan dana untuk angsuran KPR atau KTA sehingga dapat membayarnya dengan tepat waktu.
  4. Apabila memang dirasa beban angsuran terlalu berat sementara pendapatan baru belum sesuai harapan maka untuk kredit KPR bisa dilakukan opsi jual over atas kepemilikan rumah KPR tersebut. Meski tidak mudah, karena akan kehilangan kepemilikan atas rumah yang mungkin sudah diimpikan selama-bertahun-tahun, bisa jadi ini merupakan pilihan terbaik, karena keterlambatan angsuran berulang akan berpotensi rumah KPR disita oleh bank.  Dengan over KPR ini, kita akan berpeluang mendapatkan dana yang cukup besar & tidak perlu lagi membayar angsuran KPR.
  5. Untuk KTA, apabila beban angsuran dirasa berat selepas di PHK maka bisa dicoba opsi berkomunikasi dengan pihak bank untuk meminta penangguhan pembayaran angsuran selama periode tertentu sehingga diharapkan pada masa tersebut akan segera mendapatkan sumber-sumber pendapatan baru & bisa kembali membayar angsuran yang tertunggak sampai lunas, terlebih bila sebelumnya sudah menunjukkan iktikad baik dengan membayarkan sebagian besar pesangon untuk alokasi hutang KTA, maka besar kemungkinan pihak bank menerima penangguhan pembayaran angsuran KTA tsb.

Cara memilih jodoh menurut Islam

Kalau ditanya apakah ada panduan mengenai cara memilih jodoh menurut Islam? Jawaban saya mantap pasti ada dong. Sebagai sebuah agama yang lengkap dan sempurna, Islam mengatur secara detail bagaimana seorang muslim menjalani kehidupannya, bahkan hal-hal yang terlihat sepele seperti masuk kamar kecil, pipis & bab. Terlebih perihal yang bisa dibilang cukup mendasar karena berhubungan dengan masa depan ummat & keberlangsungan dakwah di masa yang akan datang seperti halnya memilih jodoh, tentu lebih ada lagi, bahkan dalam porsi yang sangat banyak.

cara memilih jodoh menurut agama islam
Gambar dari pixabay.com
Karenanya memilih pasangan hidup tidak boleh sembarangan, tidak boleh asal cantik atau ganteng saja, juga tidak boleh asal kaya atau memiliki pangkat & kedudukan tinggi serta kriteria-kriteria dhohir duniawi semata. Salah pilih bisa jadi malapetaka, menjadi bencana di dunia bahkan sampai akhirat lho. Sebagai seorang muslim muslimah, tentu akan memilih calon suami atau istri yang baik agamanya, ditandai dengan kemulia akhlak serta mampu menjadi imam yang baik (bagi laki-laki).

Nah, bagaimana caranya memilih jodoh menurut ajaran islam sehingga dapat membawa keselamatan dunia dan akherat? Rasulullah SAW telah memberikan rambu-rambu perihal tersebut kepada kita semua. Beliau SAW bersabda, “Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya, dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim).

Rasulullah SAW sangat menyadari bahwa manusia secara fitrah membutuhkan pasangan hidup disatu sisi, sementara disisi lain punya kecenderungan kuat terhadap yang namanya harta atau materi, juga kedudukan, pangkat & jabatan, serta paras cantik atau tampan nan rupawan untuk menjadi pasangan hidupnya tetapi Beliau menegaskan pada akhir kalimat bahwa baiknya agama hendaknya menjadi pilihan utama sebelum segala sesuatunya untuk menjamin keberuntungan hidup selamanya. Syukur-syukur Allah pertemukan kita dengan jodoh yg terkumpul didalamnya keempat kriteria diatas. Aamiin (Yg mengaminkan berarti jomblowan jombowati ... hayo ngaku).

cara memilih istri
Gambar dari pixabay.com

Kriteria bagus agama sebagaimana yang Rasulullah telah berikan rambunya, dalam praktek tidak cukup mudah untuk dipraktekkan. Karena baik agama & akhlak ketika didepan kita tidak menjamin hal tersebut natural, bisa saja sedang akting karena ada maunya. Makanya saya secara pribadi tidak setuju dengan yang namanya pacaran dengan alasan untuk mengetahui kepribadian calon pasangan lebih jauh. Tidak setuju dengan pacaran yang belum-belum sudah bersikap seperti suami-istri dipublik area lagi tanpa malu-malu, tentu model pacaran seperti ini dekat dengan zina yg dilarang secara gamblang dalam ajaran Islam. Mulai sekarang kampanyekan stop pacaran ya buat jomblowan & jomblowati. Lebih baik memantaskan diri dihadapan Allah sehingga layak mendapatkan jodoh terbaik. Karena janji Allah itu pasti bahwa " ... wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)." (QS An Nuur:26).

Terus bagaimana caranya memilih jodoh istri atau suami menurut islam agar kita bisa mendapatkan pendamping hidup yang baik & menghantarkan keluarga kepada keselamatan dunia dan akherat? Memang tidak mudah, perlu kejernihan berfikir & obyektifitas tinggi dalam menilai calon pasangan agar tidak salah pilih. Makanya dalam hal ini alangkah baiknya ada pihak ketiga sebagai mediator/comblang yang akan mempertemukan kita dengan calon pasangan kita & tidak mencari sendiri, alasannya agar obyektifitas penilaian lebih terjamin. Bisa orang tua, guru atau kerabat bahkan teman yg kita percaya yang tidak mungkin akan mencarikan jodoh buat kita kecuali yang terbaik. Sebagaimana pertemuan Rasulullah SAW dengan Sayyidah Hadijah & berlanjut ke jenjang pernikahan pun menggunakan mediator yaitu Nafisah binti Munyah yang merupakan sahabat karib Sayyidah Hadijah.

Cara melunasi hutang dengan cepat

cara melunasi hutang
Gambar dari pixabay.com
Dalam Islam, berhutang itu diperbolehkan tetapi ia akan menghalangi pelakunya masuk syurga sekalipun seorang syuhada sampai hutangnya dilunasi. Menemukan cara untuk melunasi utang dengan cepat secara yang halal & legal, merupakan harapan setiap orang yang sedang terlilit hutang. Meski bukan merupakan pilihan menarik, sering kali berhutang menjadi solusi yang terpaksa harus kita lakukan untuk mengatasi permasalahan keuangan yang sedang kita hadapi. Ya, sering kali berhutang dianggap sebagai sebuah solusi jangka pendek yang seksi, tetapi tidak sedikit yang pada akhirnya menyesal karena masalah yang muncul belakangan spt terlilit terlampau dalam dalam praktek rente yang kejam & tidak berperikemanusiaan. Banyak yang bahkan harus rela kehilangan aset-aset berharga seperti rumah, tanah, kendaraan dll yang harus disita lantaran problem tunggakan pembayaran angsuran. Untuk itu perlu difikirkan secara mendalam sebelum mengambil keputusan untuk berhutang. Salah satu cara melunasi hutang dengan cepat, efektif & preventif sehingga mampu mencegahnya dari berhutang lagi dikemudian hari adalah dengan melakukan diagnosa untuk mengetahui penyebab timbulnya permasalahan keuangan & berujung berhutang yang biasanya disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
  1. Abai dari melazimkan membaca do'a agar terhindar dari malas & lemah, juga do'a agar terhindar dari kefakiran & kekafiran, juga do'a agar terhindar dari berhutang, juga do'a agar menjadi pribadi merdeka dalam bersikap sebagaimana Rasulullah SAW telah ajarkan. Haditsnya ma'tsur lho. Solusi untuk masalah ini adalah dengan membiasakan diri dengan membaca membaca do'a-do'a tersebut pada pagi & petang setiap harinya.
  2. Minimnya Penghasilan, sebenarnya kurang pas  dengan penyebutan penghasilan minim, karena pada dasarnya Allah yang maha luas rizkinya sudah pasti akan mencukupkan rizki setiap hamba berapapun penghasilan yang diterimanya. Besar kecil penghasilan relatif untuk setiap orang. Tetapi manakala dirasa bahwa penghasilannya minim maka solusi untuk permasalahan ini adalah meningkatkan penghasilan, baik melalui kerja sampingan diluar jam kantor (untuk karyawan) atau melakukan evaluasi total terhadap unit bisnisnya yang stagnan sehingga berdampak pada minimnya penghasilan kemudian mencari solusi bagaimana mengatasinya (untuk wirausahawan). Bersamaan dengan itu lakukan juga upgrade skill, wawasan & pengalaman, yang dengannya akan membuka pintu-pintu rizki baru yang sebelumnya bisa jadi tidak terfikirkan. Juga yang tidak kalah pentingnya adalah membiasakan pola hidup minimalis, memangkas pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu sehingga pada akhirnya berapapun penghasilan yang diterima tetap mampu menyisakan dana untuk disimpan, mampu menghasilkan cashflow keuangan yang positif.
  3. Manajemen keuangan yang buruk, betapa banyak contoh disekitar kita, seseorang atau sebuah keluarga dengan penghasilan besar menurut rata-rata orang tetapi berkhir dengan kepailitan karena terlilit hutang dan tidak tahu cara melunasi hutang dengan cepat akibat manajemen keuangan keluarga yang buruk, serta tidak melakukan perencanaan yang baik & berorientasi masa depan terkait dengan penghasilan yang rutin diterimanya. Maka, salah satu cara agar kita terhindar dari hal tersebut adalah dengan sesegera mungkin membuat pos-pos untuk pengalokasian dana sesaat setelah gaji diterima spt : pos untuk zakat, infaq & shodaqoh, pos untuk tabungan dan atau investasi, pos untuk listrik, air dan transportasi, pos untuk biaya pendidikan anak, pos untuk kebutuhan sehari-hari, pos dana darurat dan lain-lain. Pastikan pos untuk zakat, infaq & shodaqoh serta tabungan dan atau investasi dianggarkan diawal sehingga ia bisa menjadi sebuah habit, rutinitas yang terealisasi bukan sekedar ilusi sehingga keberkahan hidup senantiasa menyertai kita dan keluarga setiap saat. 

    cara melunasi hutang online
    Gambar dari pixabay.com
  4. Kurang fokus pada skala prioritas dalam pemenuhan kebutuhan, seringkali kita merasa harus segera membeli ini itu karena merasa hal tersebut merupakan kebutuhan yang urgent untuk segera dipenuhi misalnya rumah. Tidak salah juga ketika berfikir untuk sesegera mungkin memiliki rumah tetapi perlu secara jujur menilai kemampuan keuangan kita, apakah sudah siap dengan DP yang cukup layak sehingga angsuran bulanan yg tercipta dari transaksi pembelian kredit rumah tersebut cukup realistis dengan penghasilan bulanan kita. Apabila dirasa kita belum memiliki DP cukup untuk angsuran bulanan yang diharapkan, alangkah lebih bijak apabila kita membuat prioritas mengumpulkan DP dulu, meskipun cukup banyak tawaran kredit rumah tanpa DP atau DP 0%, karena ada konsekuensi angsuran bulanan yang pasti lebih besar dan menjadi beban jangka panjang.
  5. Besar pasak daripada tiang, banyak generasi muda bahkan para orang tua, mama-mama muda milenial yang terjebak gaya hidup wah, hedon, glamour & perlente dengan pakaian branded dari atas kepala sampai bawah telapak kaki, gadget & kendaraan yang selalu upadate dll. Tidak salah juga selama penghasilannya melebihi ongkos yang harus dibayarkan untuk gaya hidupnya tersebut. Kalau tidak maka akan berpotensi pailit dan hidup nestapa tidak bertepi akibat terlilit hutang & tidak tahu cara melunasi hutang, tidak tahu cara melunasi hutang banknya, lantaran asset-asset yang sebelumnya dimiliki tidak bisa diproduktifkan untuk membantu mengurangi beban cicilan, karena satu persatu telah diuangkan untuk membeli gaya hidupnya, Makanya perlu secara dini para orang tua memberi teladan tentang bagaimana bisa tetap berbahagia dengan gaya hidup sederhana, berbahagia dengan gaya hidup minimalis dan memastikan tidak membeli sesuatu kecuali benar-benar dibutuhkan sehingga tidak terjebak dalam gaya hidup boros tanpa menghalangi kreatifitas anak-anaknya untuk mengaktualisasi diri.

    cara melunasi hutang dalam islam
    Gambar dari pixabay.com
  6. Kesalahan dalam berinvestasi, ada cukup banyak orang yang dalam proses belajar berinvestasi, melakukan kesalahan yang cukup fatal karena tergiur dengan imbal hasil yang ditawarkan tanpa resiko atau dengan resiko minimal (biasanya ini investasi bodong), sehingga tergoda untuk mengalokasikan dana dengan prosentase cukup besar hasil menabung selama bertahun-tahun. Atau terlalu pede sehingga memulai berinvestasi pada instrument bertipe hight risk - hight return. Dan sedang apes sehingga dana yang diinvestasikan melayang tanpa benang. Anggap uang yang hilang sebagai ongkos belajar. Untuk kasus ini biasanya orang akan lebih mudah bangkit, kalaupun harus berhutang ia sudah mempunyai strategis jelas bagaimana melunasi hutangnya, mengingat ia sudah memiliki pola hidup sedemikian sehingga punya tabungan yg cukup banyak untuk diinvestasikan. Sehingga pada saatnya tabungan kembali terkumpul, akan lebih berhati-hati lagi dalam berinvestasi & memastikan tidak akan melakukannya kecuali pada platform yang dipastikan aman.

Apakah investasi iGrow penipuan?

igrow penipuan
Gambar dari Google
iGrow penipu, kalau ada pernyataan demikian, bisa dipastikan itu tidak benar. Alasan pertama karena ia sudah terdaftar di OJK. Selanjutnya, Alhamdulillah saya bergabung & terlibat dalam beberapa proyek pembiayaan di iGrow sejak akhir 2017. Sebagiannya belum memberikan bagi hasil karena memang proyek jangka panjang, dimana estimasi bagi hasil baru dimulai pada tahun ke-5 (contohnya pembiayaan pada komoditi kelapa super). Meskipun begitu report pertumbuhan tanaman di lapangan rutin disampaikan beserta visual gambarnya melalui akun kita. Oh iya yang belum tahu tentang iGrow bisa baca postingan ini.

Selanjutnya suka duka dalam bersinergi menurut saya wajar, terlebih bila melibatkan banyak pihak, dalam hal ini ada mitra operator selaku pemilik lahan & pelaksana proyek dilapangan, ada surveyor yang akan memantau secara periodik kemajuan proyek dan mereportkan kepada lender. Untuk saat ini, yang saya alami setidaknya mitra operator pada proyek lada putih muntok adalah yang terbaik dalam menyajikan report bulanan, menginfokan nominal bagi hasil beserta ketepatan tgl transfernya.

Memang ada satu proyek yang memberikan bagi hasil namun tgl transfernya mundur sampai 2 minggu bahkan lebih dari tanggal jatuh tempo pembayaran seharusnya. Untuk case yang satu ini, bahkan ketika memutuskan mengakhiri proyek, modal awal saya tidak segera dikembalikan meskipun secara laporan yang rutin disampaikan terkesan proyek baik-baik saja. Perlu menunggu hampir 2.5 bulan untuk kembalinya modal awal tersebut. Selama masa menunggu beberapa kali berkorespondensi dengan admin iGrow yang menurut saya cukup responsif terhadap keluhan yang ada dan menyampaikan bahwa memang ada problem cashflow pada mitra operator.

Demikian kesan yang saya rasakan selama menjalin kemitraan dengan iGrow, jadi tidak benar apabila ada rumor yang mengatakan bahwa iGrow investasi bodong, setidaknya sampai saat tulisan ini dibuat.

Persiapan membeli rumah secara KPR

persiapan wawancara kpr btn
Gambar dari Google
Memiliki rumah adalah impian setiap orang karena merupakan kebutuhan mendasarnya setelah pangan & sandang. Meskipun merupakan pilihan ideal, membeli rumah secara cash tidak mudah diwujudkan oleh pasangan keluarga muda, yang biasanya baru menata hidup & memulai karir. Sehingga pilihan KPR melalui perbankan meskipun seringkali persyaratannya terasa ribet, merupakan pilihan yang rasional. Pilihan kredit lain non perbankan misalnya melalui pinjaman secara perseorangan atau melalui developer langsung biasanya mensyaratkan DP yang lebih besar dengan jangka waktu angsuran yang lebih pendek, otomatis dengan nilai angsuran yang lebih besar.

Berdasarkan pengalaman, berikut beberapa persiapan akad kredit rumah secara KPR perbankan:
  1. Persiapkan dana untuk DP & biaya-biaya lain yang biasanya timbul dari transaksi tsb spt:biaya notaris, BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), Biaya Provisi, Asuransi Jiwa, Asuransi kebakaran, bahkan biaya balik nama dll. Besaran DP untuk pembelian rumah second, ketentuan BI terbaru sebesar 30% dari harga rumah yang ditransaksikan, sementara untuk rumah baru variatif ada yang 10% bahkan kurang. Tetapi perlu diingat bahwa semakin besar DP kita bayarkan akan semakin ringan alokasi angsuran yang harus kita siapkan setiap bulannya.
  2. Memiliki penghasilan tetap yang dibuktikan dengan fotokopi buku tabungan bank 3 bulan terakhir. Pihak bank berkepentingan melihat cashflow rekening kita, seberapa sehat keuangan kita dengan melihat gaji dan atau sumber-sumber pemasukan lain serta pengeluaran yang terjadi untuk pemakaian sehari-hari. Pastikan juga bahwa kita bisa secara konsisten menyisihkan paling tidak 30–35% dari total gaji dan atau pendapatan lain yang tercermin dalam rekening bank dimaksud. Ini bertujuan melihat berapa kesanggupan kita dalam mencicil. Jadi sebaiknya sebelum mengajukan KPR, atur keungan sedemikian hingga paling tidak 6 bulan sebelumnya, untuk memastikan pengajuan KPR kita diterima oleh Bank.
  3. Pastikan rumah yang akan kita beli memiliki legalitas kuat, SHM atau minimal HGB serta memiliki IMB.
  4. Setelah KPR kita disetujui & proses akad kredit selesai. Pastikan kondisi rumah yang diserahterimakan sesuai dengan spesifikasi awal yang dijanjikan. Pastikan juga tidak ada atap yang bocor, ubin yang pecah, atau kusen yang lapuk, dinding retak dan lain sebagainya. Kalau ada ketidaksesuaian dengan spesifikasi awal atau ada kondisi2 lain spt telah disebutkan diatas, maka lakukan komlain kepada developer. Tibalah saatnya serah terima kunci. Selamat untuk rumah barunya.

Berbagi info tentang investasi dengan return tinggi

investasi dengan imbah hasil tinggi
Gambar dari iGrow
Setiap investor pasti menginginkan imbah hasil tinggi dari proyek-proyek investasi yang ingin
didanainya. Untuk investasi pada platform peer to peer lending khususnya p2p lending agrikultur seperti iGrow, angka 7%-10% per tahun masih kurang cukup menarik mengingat potensi resiko yang cukup besar berinvestasi pada sektor ini. Saya melihat akhir-akhir ini proyek-proyek baru di iGrow memberikan estimasi bagi hasil yang cukup tinggi yaitu pada kisaran >12%-20% per tahunnya.

Sejak memutuskan untuk mengakhiri salah satu proyek saya yaitu pada komoditi revitalisasi cengkeh dan ternyata pengembalian modalnya tidak sesuai jadwal, bahkan molor sampai hampir 2.5 bulan, sebenarnya saya sudah bertekad untuk tidak terlibat dalam pembiayaan baru sampai semua proyek yang sebelumnya sudah didanai selesai dengan pengembalian dana sempurna, sehingga bisa dibuat kesimpulan yang lebih adil untuk kelanjutan keterlibatan proyek iGrow pada masa-masa yang akan datang.

Pada akhir Januari 2020 PT iGrow Resources Indonesia membuka pembiayaan Pisang Mas Kirana yang merupakan salah satu varietas dengan kualitas baik di antara varietas pisang lain di Indonesia dengan lokasi proyek di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Proyek ini membuat saya tergoda untuk kembali terlibat dalam pembiayaan di iGrow, setidaknya karena ia merupakan sebuah investasi dengan imbal hasil tinggi, mengacu kepada estimasi bagi hasil yang ditawarkan yaitu sebesar 20% per tahun.  Proyek-proyek sebelumnya yang saya danai di iGrow, estimasi imbal hasil yang ditawarkan pada kisaran 9%-16% per tahun. Jadi pembiyaan pada komoditi ini merupakan  investasi dengan return tinggi bahkan tertinggi dari semua proyek yang pernah saya ikuti di iGrow maupun di platform lainnya sampai saat ini.

Selain itu ada hal lain yang membuat saya mantap untuk terlibat dalam pembiayaan ini yaitu nilai proyek yang terjangkau sebesar Rp. 1,600,000 / Unit, untuk masa kontrak 2 tahun dengan periode bagi hasil 1 tahun sekali pada saat jatuh tempo. Hitung-hitung membantu pemodalan buat petani sekaligus membuat mereka produktif & berdaya, mengoptimalisasi lahan-lahan tidur serta memperbaiki suplai oksigen untuk bumi tercinta serta terlibat secara aktif sebagai pemakmurnya.

Tips membeli rumah secara kredit

tips membeli rumah baru dengan kpr
Gambar dari Google
Pada posting sebelumnya, saya telah membagikan pengalaman membeli property secara kredit di Bekasi. Sebagai sebuah kebutuhan, bahkan kebutuhan primer, kepemilikan atas rumah merupakan idaman setiap keluarga. Namun pada kenyataannya banyak keluarga yang telah menjalani kehidupan bersama selama bertahun-tahun ternyata belum juga berhasil memilikinya. Memang kepemilikan atas rumah membutuhkan dana yang besar untuk itu perlu strategi khusus & perencanaan matang dalam rentang yang cukup panjang untuk dapat mewujudkannya.

Membeli rumah secara cash adalah pilihan terbaik selama dana tersedia, sehingga kehidupan keluarga pada masa-masa yang akan datang tidak perlu terbebani hutang dengan konsekuensi alokasi anggaran untuk cicilan rumah setiap bulannya. Apabila menghendaki pembelian secara cash sementara dana masih belum mencukupi, maka perlu bersabar beberapa tahun kedepan untuk mewujudkan cita-cita memiliki rumah sampai dana terkumpul. Opsi lain yang bisa dipilih adalah pembelian rumah secara kredit. Saat ini bank-bank pemerintah maupun swasta, konvensional maupun syariah berebut pasar menawarkan kredit pembiayaan kepemilikan property yang pasarnya memang cukup seksi. Untuk bank-bank syariah saat ini juga sudah melayani pembiayaan kepemilikan rumah secara kredit dengan rentang yang cukup panjang. Selain itu juga bermunculan developer-developer property yang menjual secara kredit syariah.

Untuk pembelian secara kredit seperti yang saya pernah menjalani sebelumnya (tetapi untuk rencana pembelian property selanjutnya saya lebih memilih bersabar mengumpulkan dana sampai cukup baru membeli property yang diinginkan secara cash),  ada beberapa tips membeli rumah secara kredit yang ingin saya bagikan sbb :

  1. Mempersiapkan dana darurat sebelum mengambil KPR minimal 3-6 x pengeluaran bulanan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan pada masa-masa yang akan datang selama masa kredit.
  2. Tidak perlu tergesa-gesa, lebih baik bersabar menabung untuk memperbesar DP, sehingga besaran cicilan tidak terlalu membebani cashflow keluarga  ke depannya. Usahakan agar cicilan maksimum 20% dari total pendapatan bulanan keluarga.
  3. Mendapatkan sumber pendapatan lain diluar gaji rutin dengan cara berinvestasi atau memulai usaha kecil, sehingga pendapatan keluarga meningkat dari beberapa sumber.
Demikian tips membeli rumah secara kredit yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaa buat masbro dan sista sekalian yang sedang berjuang menggapai rumah idaman.

Back To Top